Polisi Imbau Percetakan Agar Melapor Terkait Bom Buku
Jakarta - Empat buah bom buku yang menggemparkan Jakarta beberapa hari ini memuat judul dan target yang berbeda-beda. Polisi mengimbau kepada percetakan yang mencetak cover keempat buku tersebut agar segera melapor.
"Saya mengimbau kepada masyarakat melalui media, mungkin kalau ada percetakan yang mencetak cover buku seperti buku tersebut mohon disampaikan kepada kita," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman.
Hal itu disampaikan dia saat ditemui wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (17/3/2011).
"Karena itu imbauan dari kita, karena kita akan mengejar ke arah sana," imbuh Sutarman.
Ada 4 paket bom buku yang telah dikirim peneror kepada 4 orang yang berbeda sepanjang Selasa (15/3) hingga hari ini. Bom buku yang ditujukan untuk Ulil Abshar Abdalla berjudul "Mereka harus Dibunuh" dan kepada Kepala BNN Komjen Pol Gories Mere berjudul "Mafia Narkoba di Kalangan Pejabat".
Sedangkan bom buku yang dikirim ke Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno berjudul "Masih Adakah Pancasila?". Sementara bom buku yang ditujukan ke Bos Republik Cinta Manajemen Ahmad Dhani berjudul "Yahudi Militan".
(irw/irw)
dari: detik.com dengan beberapa pengeditan
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomantar, tapi gunakan bahasa yang santun dan mudah dipahami ya. ^_^
Untuk yang berkomantar kurang sopan atau mengandung unsur profokasi, admin akan menhapusnya. terimaksih untuk partisipasinya. Selamat berkomentar...